Pal Empat Khatulistiwa

Posted in Perjalanan with tags , on Minggu, 16 Desember 2007 by vagrannt

matahari cerah ini siang
dan tak aku jumpai bayangan selain
bayangmu melukis tanah
tanah belah khatulistiwa yang
tak berbayang selain
bayangmu melukis tanah

yang ada cuma angin, burung gereja, pepohonan,
matahari cerah
lagu dan tari anak jalanan
di antara bunyi tabuhan gendang
menarilah
menyanyilah
dan biarkan matahari menjalani hidupnya
melintas atas
meski tak aku jumpai bayangan setia selain
bayangmu melukis tanah

Puisi indah dan obat bagi yang luka

Posted in Perjalanan on Selasa, 11 Desember 2007 by vagrannt

: dr. Tan Tan

Puisimu indah betul…
berpadu dengan suaramu yang sederhana membahasa
mungkin kau suka menangis sendiri
mungkin kau menyukai burung yang luka dan tak mau
digenggam sayapnya
mungkin kau cuma bisa berdoa
tetapi puisimu indah betul…
sesaat menjadi seperti kicau yang mengisi belantara
menawar kesembuhan untuk yang luka
dan mengantar natal pada perjalananku pulang

Masallembo, 1 Januari 2007

Posted in Umum on Senin, 8 Januari 2007 by vagrannt

Kesenyapan ini tak pernah bersuara sekali pun
Cuma angin yang sesekali mengembus
membelah kehampaan
Kegelapan ini tak juga mendapati cahaya
Pijar bintang cuma sesekali mengirim kerlip
dan memantul di cekung ombak
Kemandegan ini layaknya labirin yang tak ketemu ujung
Kelok bin sempit
dan tersisa lelumutan yang lembab
menambahkan rasa frustasi

Masallembo,
1 Januari 2007

Kau tak akan pernah menemukan aku
sebab kau cuma melintas dan tak hirau
Kau tak mungkin menemukan aku
sebab aku tak lagi terpandang–
terpandang bagi kaum mayapada

Mungkin kau harus mulai merelakan aku
mengenangku

Aku tidak pernah kemana-mana
. Hanya di sini
Terapung dalam kehampaan waktu
Terdampar dalam derasnya angin
Terduduk di atas cadas penantian
Melayang di awang harapan
Sesekali melompat
Seringkali melambai

Masallembo,
1 januari 2007

Aku menjadi satu-satunya yang hidup
dengan sisa udara segar yang aku hirup
sampai mana sanggup
Aku menjadi satu-satunya yang bertahan
dengan hangatnya unggun harapan
entah hingga kapan
Aku menjadi yang sendiri
mengarungi semesta sepi
hingga lelahmu henti mencari
sebab aku hanya di sini: di bumi
hanya tersembunyi

Mungkin kau harus mulai merelakan aku
merenungkanku

Tuhan
Engkau Maha Misteri
Sangkan Paraning dumadi
Silakan usap mata hati

Masallembo,
1 januari 2007

Melintasi samudera dan hilang arah
Menjumpai kesenyapan tanpa suara
Menggulungi kegelapan yang tak bercahaya
Mendiami kemandegan tiada ujung

Mungkin kau harus mulai merelakan aku
meletakkan nyalaku dalam hati
dan
masih ada harapan!
Ya, Tuhan!

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.